Sabtu, 16 Agustus 2014

-keke-

Semua berubah saat musibah naas itu menimpa hidup dan masa depanku kelak,membuatku kehilangan sebuah harapan, semangat dan cinta.

...  
Siang ini sangat lah terik baru saja aku keluar dari kelas saat mendapati bel telah berbunyi bertandakan waktu pulang sekolah itu telah tiba kepalaku langsung tertusuk oleh panasnya sinar namun seketika sinar itu meleleh karna ku melihatnya berdiri di samping motor besar berwarna hitam ya dia kekasihku , dia sengaja menjemputku untuk mengantar ku ke toko CD di kota ya memang lumayan jauh ke pusat kota dari sekolahku tapi  untuk CD apa sih yg enggak, ku sambutlah dia dengan senyuman seribu makna membalas kebosanan nya yang telah menunggu ku lama di luar sana, aku sangat lah berutung dapat memilikinya lelaki baik tak pernah macam – macam. aku ingin menambah koleksi lagu band favorite ku makannya aku pergi jauh jauh dari desa ke pusat kota untuk membeli CD itu, memang kita orang desa namun desa ku bisa di bilang desa yang sudah modern. Saat sampai pusat kota banyak sekali orang yg berlalu lalang entah ingin ber belanja atau hanya sedang berjalan jalan, setelah kira kira berjalan 2 mill kutemukan lah toko biasa aku membeli CD band favorite ku di sana ku lihat kadimas yg sedang asik menjaga tokonya dengan senyuman ramah kepada pengunjung tokonya itu, sunggu aku sudah mengenalnya lama meskipun usia ku terpaut lebih muda darinya tetapi kita bersikap seperti kitalah adik dan kakak, tanpa banyak omong kadimas langsung menyodorkan CD itu kepadaku “sudah ku simpan satu untuk mu ke” kadimas sangat lah hafal CD apa yg akan aku beli saat berkunjung ke tokonya ini, saking asiknya mengobrol dengan kadimas aku lupa bawah kevin menunggu di parkiran, karna dia sangat tidak mau memasuki toko CD ini, entah apa yang membuatnya enggan untuk memasuki toko se bagus ini, dekorasi yang menurut ku klasik tapi terlihat mewah. Aku sangat terburu-buru lari keparkiran karna kalian tau kan cuaca di negri kita ini sedang tidak stabil, mendung menghiasi pusat kota surabaya yg beigitu ramai orang berlalu lalang , aku dan kevin harus segera pulang ke desa agar tidak pulang terlalu larut, kulihat dari kejauhan mimik – mimik wajah yang agak kesal karna menunggu terlalu lama..
Vin ayuk kita pulang maaf ya agak lama tadi sempat ngobrol dulu sama mas dimas kataku sambil melihatkan senyum termanis agar kekesalannya luntur , kamu kenapa betah banget sih disana? Ada apa? Jangan suka ngobrol sama orang yang belum terlalu kau kenal sahutnya agak jengkel,selalu! Sehabis aku pulang membeli CD di toko biasa ku beli, kevin selalu sensi terhadapku entah apa yang kevin pikirkan.
Setelah sampai rumah masing masing, aku langsung menuju ke kamar dan langsung menyetel CD yang bau saja ku beli di kota tadi siang, loading halah ini CD tidak bersuara? Ka dimas memang selalu salah menyimpan yg bajak dan yang tidak, haruskah aku pergi ke kota untuk menukar? Tapi aku tidak enak untuk meminta kevin mengatar ku ke kota lagi kasihan dia.
Akhirnya aku memutuskan untuk pergi menggunakan sepeda motor bapak yg kebetulan sedang tidak ia pakai, ‘bu aku pamit mau ke kota menukar CD ku yang bajakan ini’ tak ada jawaban ah sudahlah pergi saja..
Hampir satu jam aku mengendarai motor bapak dan akhirnya aku sampai di pusat kota namun saat aku sampai semua toko gelap, jam berapa ini? Apa aku terlalu malam untuk mengunjungki kota?-_- berjalan di koridor tempat ini memang agak menyeramkan haha sudahlah fokus untuk menukar CD sesampai di toko ka dimas aku mendapati pintu yang masih terbuka, bersyukur dalam hati toko ka dimas belum tutup. Namun sangat gelap toko ini ku teriaki nama kadimas dan yap dia membalas panggilan ku ‘ada apa keke malam malam kaya gini kamu masih di kota’ ini kak CD tak bersuara makannya aku disini untuk menukar Cdnya boleh ya? ‘ambil saja di tempat cadangan CD di belakang ya ke’ OKEEEEE!!!!! Jawabku dengan sangat gembira, saat memasuki gudang menyimpanan kaset ternyata tempat ini lebih besar dari yang aku kira saat sedang sibuk mencari ka kevin masuk dan langsung mengunci pintu gudang itu entah apa yang dia mau lakukan pada ku, dia memojokan ku ke tembok secara paksa dan mulai membuka baju ku dengan paska juga lalu kemudian dia melakukan hal yang seharusnya dia tak lakukan kepada ku! Lepaskan aku kak! Sekarang! Apa kau sudah gila sudah melakukan ini kepada ku entah apa yg menghantam kepalaku dengan sangat keras dan akhirnya membuat ku tak sadarkan diri ‘tuhan kenapa ini bisa terjadi kepadaku?’ sesak tumbuhku saat terbangun di gudang laknat itu langsung aku berburu buru pulang meningglkan tempat yang mulai sekarang aku benci, sesampainya dirumah ibu menyambut ku dengan sangat khawatir karna melihatku rambutku berdarah dan melihat darah di sekitar bawah perut..
Sejak kejadian itu aku enggan untuk sekolah, karna tak ada semangat untuk bersekolah masa depan ku sudah di rampasnya sunggu kejam orang yang ku kira baik itu, ke adaanku mulai tidak stabil dan sering kali aku bergurau sendiri, kevin pun berita ini dan dia mampir kerumah untuk menyampaikam sesuatu “maaf kan aku ke, sebenarnya aku tahu siapa dimas dia adalah laki laki tak ber hati mulai, aku tidak tega melihat gadis ku di buat seperti ini olehnya maafkan aku saat itu aku tak ada di samping mu ke, aku rindu senyum seribu indah mu itu, bisa kah kau berikan itu kepada ku lagi? Mana matahari ku? Hampir seminggu kau tak masuk tak kasih aku kabar , ke kamu tau kenapa aku selalu sensi saat kau datang ke toko itu? Tidak kah kamu ingat toko selalu mengeluarkan  CD yg tidak terlalu bagus , buktinya CD yg kamu beli selalu tak berfungsi dengan baik , aku tak tega melihat gadis ku saat sedang bergembira mendapatkan CD kesukaannya dan aku merusak ke gemiraanmu itu dengan kabar tentang dimas itu, ke ingat aku selalu ada untuk mu entah apapun yang akan terjadi nanti, kau harus selalu ingat, aku akan selalu ada untuk mu .
 Kevin meninggalkan rumahku dengan wajah sangat terpuruk, baru kali ini aku mendengarnya berbicara banyak untuk ku, kevin maafkan aku..
Semenjak hari itu emosiku tak bisa ku kontrol lagi aku semakin sering berteriak-teriak sendiri dan menangis, ibu dan bapak tak tega melihat ku seperti ini deng sama terpaksa meraka memasukan ku rumah sakit jiwa , agar jiwaku kembali seperti sebelumnya. Mau tidak mau ya kau harus mau ini yang terbaik.
2 tahun kemudian

Dokter bilang jiwaku sudah mulai pulih , aku di pulangkan untuk masa percobaan dan ibu bapak janji akan menjemputku siang ini dan aku pun berusaha tampil cantik di depan pahlawanku yg selama ini setia dengan ku, namun satu yg selalu teringat perktaan kevin saat itu, apa benar dia akan selalu ada buat ku? Buktinya mana? .
Hampir 1 jam aku menunggu kedatangan bapak dan ibu yg tak kunjung datang lalu aku melihat motor besar hitam yg tiba tiba berenti di hadapan ku, orang ini membuka helmnya dan mlihatkan siapa dirinya ... tak kusangka kevin datang untuk menjemputku sungguh kau adalah lelaki yg paling baik di dunia ini
“hai keke lama tak bertemu, ingat kah hari ini hari jadi kita yang ke 3 tahun, maaf selama 2 tahun belakangan ini aku jarang ada di samping mu aku sedang merawat mama ku yang sedang sakit, btw kamu makin cantik dari kemarin kemarin... ke bisa kah kamu berikan ku senyum seribu indah mu itu?
Salam manis
nf
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar