Minggu, 25 Agustus 2013

bukan kah cinta itu menyenangkan?

Lisa melihat ada yang aneh dengan kelopak matanya,ternyata matanya membengkak sejadinya seperti ada yang mengganjal penglihatannya.
Entah mengapa air mata mengalir saat mengingat masa indah bersamanya mantan pacarnya itu. Dia masih saja terus mengingatnya etah. Itulah bodohnya perempuan masih saja mengingat lelaki yang sudah menyakitinya,bukan kah sakit mengingat kejadian yang tak bisa kita lakukan lagi bersamanya?. Lisa berkaca, melihat matanya membengkak karna tangisan,dia terdiam melihat wajahnya dan berfikir untuk apa aku menangisinya?bukan kah dia tak melakukan apa yang kulakukan sekarang? Malam ini malam menyusuk bagi lisa, dia terus mengingatnya .
                                                  
Pagi tiba!seperti biasa lisa selalu telat bangun untuk pergi ke kampus,dia bergegas kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Dengan cepet kilat lisa selesai membersihkan tubuhnya dan dia segera berpakaian. lengan buntung berpadu dengan jaket levis dan celana panjang yang robek di bagian dengkul membuat penampilan lisa begitu keren untuk seorang mahasiswa cantik berambut panjang yang nan pirang seperti bule luar negri. Lisa menguncir satu rambutnya dengan asal,yang makin membuatnya makin terlihat manis. Honda jazz merah masih terparkir di depan garasi,seakan mobil itu menunggu pemiliknya datang. Lisa menarik seatbelt  dan menyalakan mobil kesayangannya itu,dengan hati hati dia berjalan menulisuri komplek rumahnya menuju kampus.

Sesampai dikampus terlihat wanita muda berambut hitam sedang menunggu kedatangan lisa,dia Nadya, sahabat baik lisa sejak SMA. Lisa mencari tempat untuk memarkir mobil kesayangannya,sambil celingak celinguk lisa menemukan tempat kosong untuknya berparkir, belum sempat lisa menginjak gas tiba tiba dari aras berlawan ada mobil yang secepat kilat memasuki lahan parkirnya dengan wajah kesal lisa membuka pintu mobil dan menghampiri pemilik mobil yang mengambil lahannya.
Lisa mengetok ngetok kaca mobil hingga sang pemilik mobil pun keluar, dengan wajah kaget lisa pun terdiam untuk beberapa detik karna melihat wajah sang pemilik mobil ini,sungguh kau tampan seperti pangeran turun dari  mikrolet *loh,lamunannya terpecah saat laki laki itu memulai pembicaraan.
“ada apa?” sahutnya dingin dan acuh tak acuh.
“ini lahan parkirku,kamu baru saja menempatinya” suara ketus yang lisa lontarkan membuat cowo ini kanget
“loh?ada ya cewe secantik kamu judes seperti ini”
“udah ngambil lahan parkir orang suka gombal juga, singkirkan mobil dari lahanku! Jawab lisa lebih kasar
“untung kamu cewek,kalo cowok udah aku habisi mulutmu itu dengan pukulan kerasku! Timpal si cowo dengan nada kurang terima dengan pengusiran secara kasar itu.
Akhirnya si cowo itu pun mengalah.
“terima kasih” ucap lisa sambil beralari menghampiri mobilnya .
“cewe aneh,habis marah marah langsung berubah baik”
Cowo itu pun langsung pergi meninggalkan tempat parkir itu dan segera mencari tempat parkir yang lain. Lisa buru buru memasuki lahan parkirnya agar tak keduluan orang lagi.

Kenapa sih lis? Tanya nadya dengan bingung, lisa masih mengabaikan pertanyaan nadya dan membiarkan pertanyaan itu menggantung. Mobilmu di tabrak sama si bintang? Tanya nadya lagi .’oh jadi cowo menyebalkan itu namanya bintang,tadi di mengambil lahan parkirku nad,dia menyebalkan!’ Ucapnya membela diri karna masih tak terima dengan kejadian tadi. Nadya menggelengkan kepala sambil tertawa kecil,masih sama saja lis kamu seperti anak kecil dengan nada agak meledek. Aku udah berubah nad,aku berubah sejak kenal dia(mantan pacarnya) dia membuatku seperti ini. Jawabnya ketus. ‘kamu gabisa terus terus nyalahin masalalu mu lis,kamu kaya gini karna ga terima kan di sakitin sama mantanmu itu?’ semestinya kamu tahu apa yang kurasakan nad,kita sama sama perempuan,dan seharunya kamu tau gimana rasanya di posisiku saat ini . aku ngerti lis tapi… tiba tiba saja tali sepatu lisa terinjak oleh seseorang dan beberapa detik kemudian BRUAAAAAK terdengar benturan tubuh lisa dengan aspal, lisa terbaring di aspal, nadya kaget saat melihat lisa terdampar di aspal.
Awwwwww lisa merintih kesakitan dengkulnya luka karna benturan dengan aspal,dan mencari sosok orang yang menginjak tali sepatunya.
“kamu lagi!” dengan nada kesal sejadi jadinya
“kamu lagi juga,”nadanya ada meledek
“ish nyebelin,kamu buat kaki ku luka,masih saja meledekku”
“nadya tolong ambilkan P3K di uks ya” sahutnya ramah
“iya siap” jwab nadya yang langsung bergegas ke Uks
“maaf ya aku ga sengaja nginjak tali sepatu mu tadi aku terburu buru karna ada kelas” ucapnya dengan agak menyesel .
Lisa hanya terdiam, dia hanya focus ke luka pada dengkulnya.
“sini biarku tiup luka mu” sambil mendapatkan dengkul lisa yang sudah keluar darah segar .
Lisa terdiam melihat kelakuan cowo menyebalkan ini berubah menjadi malaikan super baik dengan bertangung jawab atas perbuatannya menginjak tali sepatu lisa dan membuatnya terluka,lamunanya buyar ketika nadya datang dengan membawa P3K
“bintang ini P3Knya” sambil menaruh P3K di dekat bintang
“makasih nad, oh ya aku minta tolong pagi ini aku ada kelas,izinin aku sama dosen rizal ya aku gabisa mengikuti kelas pagi ini karna harus membersikan luka nona manis dihadapan ku terima kasih”
Belum sempat nadya menjawab perintah bintang, bintang sudah berjalan sambil mengendong lisa ke tempat lebih teduh untuk membersihkan lukanya’
“kamu masih menganggap ku cowo menyebalkan? “Tanya bintang sambil melihat wajah manis lisa yang penuh tanda rasa bingung.
Lisa mengabaikan pertanyaan itu dan berpura pura meringis kesakitan mengalihkan pembicaraan agar bintang segera membersihkan lukanya.
“aku tak yakin kamu bisa membersihkan lukaku” cetusnya dengan nada yakin seyakin yakinnya
Pertanyaan itu tak terjawab oleh bintang, bintang malah mengambil kapas dan membasahinya dengan alcohol lalu dengan sangat hati hati bintang membasuh luka lisa dengan kapas yang sudah di basahi alcohol itu baru sedetik kapas itu mendarat di lukannya lisa sudah menjerit kesakitan.
“Sakit tauk!”keluh lisa  Sambil mencubit hidung bintang yang mancung seperti gunung itu-_-
“lebay deh, di usap samaa kapas ber alcohol ga sesakit di sakitin sama cowok kok!” jawab bintang dengan ringan.
Gausah lebay nona manis banyak cowo yang naksir sama rambut dan wajah indah mu itu. Tiba tiba saja pipi lisa berubah warna menjadi merah seperti di riasi blasoon sangat tebal .
“kamu emang suka gombal ya!” timpal lisa dengan malu malu.
“emang bener kok, kamu aja bodoh masih memikirkan cowo yang udah nyakitin cewe secantik kamu”
“kok kamu tahu?” dengan muka bingung lisa melontarkan pertanyaan itu
“matamu bengkak seperti habis nangis sepanjang hari,biasanya cewe kalo nangis itu gara gara cinta atau gak cowo,benar kan?”
“kamu sok tau bin”
“kamu tahu namaku?”jawabnya dengan nada bingung
“tadi nadya kan menyebut namanu gausah GR deh” timpal lisa agak meledek
Mereka keasikan mengobrol sampai lupa kalo lisa terluka dan bintang harus membersihkan lukanya. Mereka seperti ada di dunia baru,mereka seperti burung merpati, bertemu secara mendadak tanpa belum pernah bertemu sebelumnya .
“nama mu siapa?” Tanya bintang dengan lembut selembut kain sutra
Jantung lisa berdebar tak berarturan entah ini pertanda apa dengan tak sadar lisa menjawab pertanyaan bintang dengan antusias “LISA DOMINIC”
“nama yang bagus, aku panggil kamu lisa?atau dominic?”
“lisa aja bin,semua orang memanggilku lisa” jawabnya ramah .
“Aku terhipnotis oleh suara lembutmu lis, aku sampai lupa harus membersikan luka mu ini.”
“kamu sih terlalu serius mendengar suaraku” jawab lisa agak sedikit senang
“sudah beres nona manis, luka mu tak perlu di pleseter takut membusuk didalam”
“terima kasih bintang sambil mencubit pipi bintang dengan gemas”
Suasana hening, lisa dan bintang bingung harus memulai topic pembicaraan dari mana.
“sekarang jamberapa ya bin?” Tanya lisa memecah keheninggan
“jam 11:34 lis, kamu ada kelas ya?”
“engga bin,kamu ada kelas?” Tanyanya dan mengharapkan jawaban yang sama
“engga juga, keluar yuk?mau ngga lis? Gamau juga gapapa sih” timpalnya ringan.
Seperti ada bebatuan menimpanya,lisa sangat terkaget kaget dan membutuhkan selang oksigen saaat ini, bintang mengajaknya pergi? Oh tidak jantung berdebar tak beraturan lagi seperti di kejar 1000 rusa yang akan memakan jantungku ini. Kenapa aku jantung ku selebay ini saat bintang mengajak ku pergi apaani…………… sudah sudah.
“kok malah bengong lis?” celetuk bintang dan membuat lamunan lisa buyar
“AYUUKK!” seru lisa antusias.
 



Mereka menghabiskan waktu sampai malam sampai pada akhirnya bintang ingin mengukapkan apa yang ia rasakan.bintang menggapai tangan halus lisa.
“lis, pas aku lihat kamu di parkiran kamu sungguh cantik kamu punya jiwa yang menyenangkan meski agak menyebalkan. Aku lihat wajahmu masih penuh luka,benar bukan? Luka yang sulit di sembukan,sakit hati benar bukan? Mungkin ini cinta pandangan pertama yang kurasakan. Aku bisa merubah sakit mu menjadi kebahgian lis,Would you be my girlfriend ?
Lisa sontak kaget dengan apa yang barusan bintang katakan, jantungnya berhenti mendadak,bintang di langit seperti dengang mengelilingi hatinya yang sedang berbahagia ini, bukan ini yang lisa mau menemukan sosok baru?yang bisa membuatnya lebih bahagisa?
‘bukan kah cinta menyenagkan?’
‘bukan kah cinta itu membahagian?’
‘bukan kah cinta itu inda?’
Namun. Ada yang kutakut bin. Aku takut cinta pergi lagi bukan kah di setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan dan bukan kah di setiap rasa bahagia ada rasa sakit? Mereka satu paket bukan?
Cinta terlalu rumit tukku pahami.
“ I ready to be yours bintang” 

tanpa rasa sakit kebahagian itu gak akan ada. 
bukan kan cinta itu menyenangkan untuk di rajut kembali?

ini ceritan  fiktif. alias ga nyata. 









Tidak ada komentar:

Posting Komentar